memulai perjalanan baru..
Ya Allah,
Andai Kau berkenan, limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.
Ya Allah,
Andai semua itu tak layak bagi kami,
Maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu.
Amin
Chatting dengan Tuhan
BUZZ
TUHAN : Kamu memanggilKu ?
AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.
AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu,
produktifitas membebaskan waktu.
AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.
AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
AKU: Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan.
AKU: Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
AKU: Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
AKU: Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental (Purposeful Roadblocks Offering Beneficial Lessons(to)Enhance Mental Strength). Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
AKU: Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah…
TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.
AKU: Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.
AKU: Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri,jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
AKU: Apa yang menarik dari manusia?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”. Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”.
AKU: Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?
TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
AKU: Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
AKU: Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.
AKU: Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
TUHAN has signed out.
menjaga kondisi..
- istirahat dengan tidur malam minimal 6 jam
- memperhatikan kualitas tidur
- sarapan setiap pagi, makan siang untuk menjaga kondisi, makan malam dengan makanan yang menyenangkan.
- selalu membuka wawasan baru .. mempelajari hal baru
- kreatif dan mengembangkan ide
- menggunakan kemampuan yang sudah ada untuk menghasilkan sebuah karya..
- menjaga komunikasi
- menjaga sikap dan emosi..
- menjaga ritme,.. sesuaikan dengan kondisi fisik dan pikiran
tolong pilihkan kata yang tepat untukku…
kata-kata mempunyai kekuatan yang luar biasa dalam mengubah perilaku manusia, dan betapa suatu logika mempunyai peran yang sangat besar dalam pengambilan keputusan, dan betapa paduan suara, kata-kata dan logika mempunyai daya panggil yang sangat kuat dan berwibawa terhadap seseorang.
Secara psikologis, bahasa mempunyai peran yang sangat besar dalam mengendalikan perilaku manusia. Bahasa ibarat remote control yangdapat menyetel manusia menjadi tertawa, sedih, menangis, lunglai, semangat dan sebagainya. Bahasa dapat digunakan untuk memasukkan gagasan-gagasan ke dalam pikiran manusia.. Perbedaan struktur kata-kata juga mempunyai perbedaan efek psikologis yang berbeda.
dengan bahasa kita bisa membuat orang bahagia, tetapi bahasa juga bisa membikin kita sakit hati.
selintas tentang syukur
Masih muda, korbankan kesehatan cari harta.
Sudah tua, korbankan harta cari kesehatan
Karena harta, orang asing menjadi seperti saudara.
Karena harta, saudara menjadi seperti orang asing.
Orang kaya mampu beli ranjang enak,
tapi gak bisa tidur enak (stress…euiii)
Orang miskin gak mampu beli ranjang enak,
tapi bisa tidur enak (capek jadi kuli…)
Orang kaya punya duit buat foya-foya,
tapi gak punya waktu.
Orang miskin punya waktu buat foya-foya,
tapi gak punya duit.
Masih muda, pengen jadi kaya biar nikmatin kekayaan,
Udah kaya, gak punya waktu buat nikmatin kekayaan.
Sekali punya waktu buat nikmatin kekayaan,
udah keburu tua gak ada tenaga…
Bersyukurlah dan nikmati apa yang sudah kita dapat !!
telah melaui perjalanan panjang dari sini trus ke sini akhirnya sampe di blog ini.
konsep kata-kata
Konsepsi qaulan ma’rufa (perkataan yang baik) (QS. 4:5). Perkataan baik yang mendidik, dan dapat bersifat sebagai cermin dalam tindakan masyarakat.
Konsepsi qaulan sadida (perkataan yang tegas dan benar) (QS. 4:9; 33:70) membawa implikasi bahwa perkataan seorang pemimpin haruslah tegas, benar, straight to the point, dan terbebas dari “pemerkosaan bahasa”. Pemimpin bukanlah seorang orator yang bisanya hanya menipu rakyat dengan kata-kata yang abstrak, “ngeles”, ataupun kata-kata ambigu yang membius. Tegas bukan berarti keras atau kasar, tetapi tegas membawa makna konsistensi dan keteguhan prinsip.
Konsepsi qaulan layyina (perkataan yang lemah lembut) (QS. 20:44). Dilatar belakangi oleh kisah nabi Musa dan Harun yang diperintahkan oleh Allah untuk menghadapi Fir’aun dengan perkataan yang lemah lembut. Allah memberi nasehat kepada kita untuk tetap lembut, meskipun yang dihadapi adalah seorang jahil dan perusak.Tentu ini tidak bisa dihantamkan dengan konsepsi qaulan sadida. Justru ketegasan merupakan pengokoh kelembutan.
Konsepsi qaulan maisura (perkataan yang pantas) (QS. 17:28). Janganlah menggunakan kata-kata yang tidak pantas dan menyinggung perasaaan, meskipun itu kepada bawahan kita, kepada penerima infaq harta-harta kita, dan juga terutama kepada orang-orang yang lebih tua daripada kita.
Konsepsi qaulan baligha (perkataan yang membekas pada jiwa)(QS. 4:63), adalah ucapan berbobot yang menyentuh jiwa dan ruh para pendengarnya. Dengan menggunakan “bahasa” sesuai dengan kemampuan massa yang dihadapi, fasih dan jelas maknanya.
Konsepsi qaulan karima (perkataan yang mulia) (QS. 17:23) yaitu perkataan yang penuh adab, rasa hormat dan kasih sayang. Perkataan tidak bersifat menantang atau bahkan merendahkan pendengar.
bingung mo pake yang mana?
kita diberikan kebebasan menggunakan bahasa apapun untuk membangun suatu program aplikasi. Yang penting program memberikan output yang diharapkan dengan input yang diharapkan juga. Bahasa pemrograman hanyalah sebagai alat/tools.
ada berapa pertimbangan
- Lingkungan/ environment implementasi program. Apakah pengguna disana lebih mudah berbasis windows atau web, sistem operasi yang digunakan. Ukuran ini berpengaruh pada kebiasaan user saja, kalau user selama ini sudah nyaman menggunakan desktop based tentunya perlu waktu untuk berpindah ke web based, demikian pula sebaliknya.
- Penguasaan dan kemahiran. Anda mungkin meguasai suatu bahasa pemrograman, namun belum tentu anda mahir. Ini yang kadang membingungkan, bagi yang sudah mengenal beberapa bahasa pemrograman sulit untuk mengukur kemahiran diri sendiri. Mungkin bahasa yang jarang dipake akan lupa gimana caranya. Atau secara fungsi sebenarnya banyak yang mampu, tapi ada beberapa fungsi yang bener2 blum bisa, dan kita merasa mentok mo nanya’ ke siapa. bagaimanapun mahirya seseorang tetep butuh support dari sumber lain.
- Avaibility/ ketersediaan. Silahkan pilih mo pake yang legal atau yang free, yang penting asal itu sesuai dengan kebutuhan kita gak akan jadi masalah. Kalo ikut teori ekonomi dan manajemen, urusan bayar dan gak, tentunya pilih yang gratisan. Sebenernya yang gratis gak kalah bagus sama yang bayar, so pake gratis bukannya gak mampu bayar mungkin lebih tepatnya “sesuai kebutuhan”. kalo mo angkut krupuk sekarung apakah harus pake truk tronton? yang logis saja lah.
- Support. Support dapat berupa dokumentasi bahasa pemrograman (help) yang memadai, manual, forum diskusi, online/ offline custumer support yang dapat dihubungi dan jaringan pengguna yang luas dan berpengalaman. Yang legal blum tentu ngasih support yang bagus. Selama saya kenal sengan yang opensource disana banyak yang mau share ilmunya, tutorial, dsb. Sedangkan yang pake legal kadang susah nemunya. Mungkin karna pertimbangan “bayar” ya? Dah mahal2 beli masak ilmunya dikasi ke orang laen. Yang pengen pelit dan egois pake yang bayar aja, kalo yang pengen banyak amal pake yang open source.
??
apakah hidup adalah permainan?
mengapa harus futsal ?

- akses ke lapangan bola agak susah.
- lebih mudah mengumpulkan orang,cos pesertanya yang lebih sedikit
- padatnya jadual individu, cukup dengan waktu singkat sudah bisa menyalurkan hobi sakligus olah raga
- inddor.. (gak kehujanan, gak kepanasan)
- tidak perlu fisik yang super.
- tak perlu ketrampilan yang wah.. cukup bisa lari dan bisa nendang..
- apa lagi ?
belajar dan belajar

Any software application requires some effort to learn. … sebaris kalimat dari sini yang enteng tapi “ngampleng”.
Di jaman yang makin amburadul ini dimana semuanya pengen instan ternyata masih ada yang mengerti bahwa semua perlu dipelajari terlebih dahulu sebelum kita paham sesuatu. Semua ada proses yang pahit terlebih dahulu sebelum kita menikmati manisnya hasil dari apa yang kita kerjakan.
Tadi pagi baru aja ada wawancara dengan fresh graduate yang ikut seleksi di kantor. Ada yang menarik ketika pelaku wawancara menanyakan fasilitas yang didapatkan jika ia diterima bekerja di kantor. Ada 2 sisi yang bisa saya ambil dari kejadian tersebut. Disatu sisi itu bukanlah hal tabu, pewawancara berhak menanyakan sisi perusahaan, seperti apa system, cara kerja, gaji dll demi kejelasan nasib ketika ia benar2 diterima bekerja. Namun disisi lain itu menimbulkan kekhawatiran bagi perusahaan, anak baru lulus ko sudah berani minta fasilitas? belum terbukti kemampuannya bekerja ko sudah minta macem2? Dimana semangat dan idealisme mahasiswa? apakah sudah sebegitu “manjanya” fresh graduate saat ini sehingga baru masuk kerja sudah minta fasilitas?
Yang perlu digarisbawahi adalah “semangat” untuk belajar. Untuk menghasilkan sesuatu yang bermutu diperlukan “usaha”. I have not failed. I’ve just found 10,000 ways that won’t work (Thomas A. Edison ). Saya hanya agak khawatir dengan budaya instant yang ada di generasi sekarang. Pengen bisa bikin aplikasi yang bagus pengeinnya cepet, potong kompas dan akhirnya copy-paste dan tidak mengerti alur logika program. Hasilnya ? Bagaikan buah semangka yang dipukul2, dari luar kelihatan mulus tapi jika diiris isinya sudah hancur, rusak. Sudah ada file manual, buku, internet, bahkan contoh aplikasi, mbok ya-o itu dipelajari dahulu, dimengerti dan dicoba. Cobalah semaksimal mungkin baru bertanya dan cari sumber. Bagaimanapun hasil dari buah pikiran sendiri lebih menyenangkan daripada hasil copy-paste.
manja –> adakah manfaatnya?
